Tips Mengelola Modal Usaha Bagi UMKM, Pelajari Disini!

May 4, 2021

Tahukah kamu bahwa di era digital saat ini, semua hal sudah lebih maju dan mudah untuk dilakukan? Ya, zaman sekarang kemudahan tersebut didukung pula dengan kemajuan teknologi yang canggih. Jika dahulu saat kamu ingin berbelanja kamu harus datang ke tokonya, sekarang kamu bisa berbelanja dari rumah melalui online marketplace yang tersedia. Lalu bagaimana dengan metode pembayarannya? Tenang kamu tidak perlu khawatir, metode pembayarannya pun beragam. Kamu bisa membayar melalui bank transfer, cash on delivery (COD), atau hanya dengan menggunakan aplikasi pembayaran online saja.

Tak terkecuali halnya dengan berbisnis, sekarang bisnis pun bisa dijalankan baik secara offline maupun online. Jika kamu berniat untuk memiliki kebebasan secara finansial dan waktu yang lebih fleksibel, maka menjalankan sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa menjadi pilihan buatmu.

Ketika kamu memutuskan untuk berkecimpung dalam dunia bisnis, kemampuanmu dalam me-manage keuangan bisnismu akan diuji. Pada dasarnya, tidak ada standar  khusus dalam mengelola modal usaha bagi UMKM. Karena setiap badan usaha memiliki strategi bisnisnya masing-masing, terutama dalam mengelola modal usahanya. 

Lalu kamu pasti bertanya-tanya bagaimana cara mengelola modal usaha bagi pelaku UMKM? Maka kamu harus menyimak tipsnya pada artikel kali ini!

 

Mengetahui Rasio Modal Kerja Dari Bisnismu

Penting bagi para pelaku usaha untuk mengetahui rasio modal kerja, pasalnya rasio modal kerja ini merujuk pada dana yang akan membantumu untuk memenuhi pengeluaran harian dan kebutuhan Anda dalam menjalankan, seperti gaji karyawan, pembayaran fasilitas, persediaan, dan lain-lain. Singkatnya, rasio modal kerja menunjukkan seberapa besar kemampuan sebuah badan usaha dalam membayar hutang atau kewajiban dengan kas atau aset non-kas.

Jadi, kamu perlu membagi antara aset lancar seperti uang tunai, persediaan dan piutang berdasarkan kewajiban lancar, termasuk hutang seperti pembayaran supplier, pajak, dan pembiayaan bisnis jangka panjang. Jika rasio tersebut tidak terpenuhi, maka modal yang kamu miliki tidak cukup untuk membayar kewajiban jangka pendek.

 

Pisahkan Dana Pribadi dan Bisnis

Perlu diingat bahwa memisahkan keuangan pribadi dan bisnis merupakan salah satu hal penting bagi para pelaku UMKM. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari ketidakstabilan pada bisnismu nantinya, dan tentunya ini juga akan membuatmu menjadi lebih bijak dalam mengelola dana bisnismu.

Pasalnya jika kamu mencampuradukkan dana pribadi dengan dana bisnismu, akan mengakibatkan pencatatan keuangan yang tidak teratur sehingga kamu akan kesulitan memantau arus keluar masuknya uang. Dengan demikian, ada baiknya jika kamu memisahkan antara rekening pribadi dan rekening bisnismu untuk memudahkan dalam pencatatan dan pembukuan.

 

Buat Anggaran Bisnismu

Penting juga halnya untuk membuat anggaran dana pada bisnis yang Anda jalankan. Ini akan menjadi pedoman buatmu dalam mengelola dana bisnis. Dengan memiliki anggaran bisnis, kamu akan lebih mudah dalam mengeluarkan biaya-biaya apa saja yang diperlukan karena semua sudah tercatat dalam anggaran bisnis.

Selain itu, memiliki anggaran bisnis juga akan membantumu dalam memperkirakan penghasilan yang akan didapatkan. Jika penghasilan bisnismu kurang dari target penjualan, maka kamu harus mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatanmu agar sesuai dengan target yang dianggarkan.

 

Jangan Berhutang

Usahakan dalam menjalankan sebuah bisnis untuk tidak berhutang. Karena ini akan menjadi salah satu kendala dalam berbisnis. Dengan menghindari hutang, maka akan membantumu dalam mengelola modal usaha mu dengan baik dan efisien.

 

Kelola Persediaan Bahan Baku Dengan Baik

Jangan lupa untuk mengecek ketersediaan bahan baku usahamu secara berkala untuk menghindari kekurangan atau kelebihan stok. Jika terjadi kekurangan stok, maka itu akan menghambat jalannya bisnis mu karena akan membuat hilangnya potensi penjualan. Apabila terjadi kelebihan stok, maka akan membuat pengeluaranmu berlebih.

Dengan melakukan pengecekan secara berkala, kamu akan bisa memperkirakan jumlah stok yang harus tersedia. Maka nantinya tidak akan ada kekurangan atau kelebihan stok yang terjadi.

 

Sisihkan Dana Cadangan

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pasti akan ada saja kejadian-kejadian yang tidak terduga menanti. Karena setiap bisnis memiliki risiko yang harus dihadapi. Risiko tersebut bisa meliputi penipuan, kecelakaan kerja, krisis keuangan, hutang piutang, telat bayar tagihan, dan lain-lain. Hal-hal ini tentunya akan membutuhkan biaya lebih. Maka, penting bagimu untuk menyiapkan dana cadangan untuk menghadapinya. 

Ada baiknya untuk mengetahui risiko-risiko yang akan dihadapi dalam berbisnis. Sedia payung sebelum hujan, jangan sampai kamu kelabakan di tengah jalan yang akan membuat bisnismu kacau balau.

 

Nah, itu tadi tips-tips buatmu dalam mengelola modal usaha bagi pelaku UMKM. Jika kamu tertarik untuk mendirikan sebuah UMKM, jangan lupa untuk mempersiapkan modal dengan baik dan perhatikan hal-hal di atas!

 

Agar bisnismu berjalan lancar, penting juga buatmu untuk menyediakan metode pembayaran nontunai bagi pelangganmu untuk mempermudah transaksi. Dan sekarang telah hadir AIQQON sebagai salah satu aplikasi pembayaran online masa kini. Dengan AIQQON segala jenis transaksi Anda akan menjadi lebih mudah.

Download aplikasi pembayaran online AIQQON di Playstore, satu aplikasi untuk kembangkan usahamu. Karena yang istimewa, kalah dengan yang selalu ada. Dengan AIQQON, jualan semakin mudah!

 

Referensi:

Koinworks

Jurnal Entrepreneur 

Gobiz

Lalamove

Teknologi.id

Wikipedia

Sumber foto: Unsplash

Customer Service Aiqqon
Halo, selamat datang di AIQQON. Apakah ada yang bisa saya bantu?